Senin, 09 Mei 2016

Ikan Guppy German


Tak perlu harus merogoh kocek yang besar untuk dapat membudidayakan ikan guppy atau ikan yang akrab disebut ikan gobi merak jerman. Cukup dengan memanfaatkan sejumlah perlengkapan sederhana, ikan hias bertubuh mungil namun berekor mekar dan berwarna-warni ini sudah dapat dikembangbiakkan.

Setidaknya, begitulah yang dilakukan Mansyur, seorang pembudidaya ikan gobi merak jerman di Jalan Sani Mutalif, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Hanya dengan bermodalkan beberapa bak berukuran 2x3 meter kubik serta beberapa unit aquarium, ia pun sukses menjadi salah seorang pemasok ikan gobi merak jerman ke berbagai daerah dan sejumlah pedagang di Sumatera Utara (Sumut).

Apa yang kini digeluti oleh, Mansyur sebenarnya sama sekali tidak pernah terbayangkan dan direncanakannya. Pasalnya, di awal karirnya sebagai pembudidaya ikan, ia hanya merupakan seorang pembudidaya khusus untuk penyedia bibit (penetas) ikan lele yang dipasok ke berbagai peternak pembesaran lele yang ada diwilayah Sumut.

Namun, seiring berjalannya waktu, dengan sedikit demi sedikit bertambahnya relasi bisnis, begitu juga dengan permintaan yang jatuh padanya pun ikut semakin meningkat. Sebagian dari para pelanggannya mulai melayangkan permintaan untuk mendapatkan pasokan ikan hias termasuk di dalamnya ikan gobi merak jerman.

"Awalnya saya hanya membudidayakan penetasan lele saja untuk dijadikan bibit. Tetapi karena permintaan yang datang semakin tinggi, saya pun mulai berusaha untuk menyediakan jenis ikan hias yang bervariasi," ungkapnya kepada MedanBisnis, Minggu (2/3) lalu di lokasi pembudidayaannya.

Dari sekian banyak variasi ikan hias yang ada, salah satunya yang bikin hati Mansyur kepincut ialah ikan gobi merak jerman. Bermodalkan 10 ekor ikan betina dan 5 ekor ikan gobi merak jerman jantan, ia pun memanfaatkan salah satu bak dari sekian banyak bak miliknya untuk memulai eksperimen pembudidayaan.

Hasilnya, tanpa harus melakukan perlakuan yang khusus dalam membudidayakannya, pria yang telah menjadi pembudidaya ikan air tawar dari berbagai jenis selama 11 tahun ini pun mendapatkan hasil yang cukup memuaskan.

"Ikan gobi merak jerman yang saya kawinkan ternyata menghasilkan ribuan benur (anak), yang masing-masing betina dapat menghasilkan 50 sampai 100 ekor," jelasnya.
Selanjutnya, dalam tempo 2 tahun menggeluti pembudidayan ikan gobi merak jermannya itu, kini Mansyur telah memiliki ribuan ekor ikan gobi merak jerman dan juga sejumlah pelanggan tetap mulai dari Aceh, Jambi, Riau, Sumbar, dan seputaran wilayah Sumut.

"Awalnya butuh waktu sekitar 1,5 bulan untuk beranak. Namun selanjutnya, per 2 minggu sekali, ikan ini akan terus beranak. Padahal, kita hanya memberikan kiambang saja di dalam bak, serta terus menjaga sirkulasi airnya agar tetap berjalan dengan baik," ungkapnya.

Lebih lanjut diungkapkan Mansyur, tingkat kegagalan dalam melakukan pembudidayaan ikan gobi merak jerman ini pun sangat minim. Bahkan, dari seribu ekor anak yang dihasilkan, paling banter hanya 10 ekor yang gagal untuk terus bertahan hidup.

Tak hanya di situ, pola makannya juga sangat mudah dan praktis. Cukup dengan diberikan pakan pelet dan cacing sutra saja secara bergantian dalam dua hari sekali, Mansyur meyakini, siapapun yang melakukan pengembangbiakan ikan gobi merak jerman ini dipastikan akan berhasil.

"Yang penting, dalam memberinya makan jangan terlampau banyak dan terlampau sedikit. Sebab, jika kebanyakan atau kekurangan, ikan gobi merak jerman ini akan rentan dengan kematian," pungkasnya.

Cara Tepat Melihara Ikan Guppy

Selain kaya ikan hias laut, Nusantara kita juga kaya akan hias hias air tawar. Karena itulah budidaya ikan menjadi bisnis yang cukup menggiurkan. Salah satunya adalah si mungil ikan guppy.


Yup, siapa sih yang gak kenal dengan ikan cantik dan lucu ini? Ikan million fish atau yang dikenal dengan ikan guppy memang menjadi salah satu primadona ikan hias yang banyak disukai penggemar ikan hias di Indonesia. Karena selain bentuk tubuh dan ekor yang unik, warna ikan guppy sangat bervariasi. Sehingga mampu memukau setiap orang yang melihatnya. 

Arief Sihabudin, salah satu pembudidaya ikan guppy di Bekasi, Jawa Barat, mengatakan, dirinya tertarik menekuni bisnis ikan guppy karena memang berlatar belakang hobi. Arief mengaku sudah menekuni budidaya guppy sejak 3 tahun lalu. Arief menggunakan akuarium yang disusun di rak sebagai media budidaya guppy. Penataan akuarium dilakukan dengan rapi agar tidak memakan tempat luas.

"Selain jadi hobi, ternyata guppy bisa menjadi bisnis yang cukup menguntungkan," papar Arief sambil tersenyum.

Dikatakan Arief, ikan guppy merupakan salah satu ikan hias yang mudah dikembangbiakkan, karena untuk membudidayakan ikan ini tak perlu lahan atau media yang besar. 

"Budidaya ikan guppy terbilang mudah dan tak perlu tempat yang luas, seperti koi. Dalam memilih indukannya saja bisa dilakukan di ember atau baskom saja," ujar Arief.

Dalam hal budidayanya, lanjut Arief, agar bisa berkembangbiak dengan baik, indukan guppy sebaiknya ditaruh dalam akuarium. Agar anakan bisa dilahirkan dengan aman, indukan betina harus dikurung dalam kawat kasa, karena biasanya indukan betina ini suka makan anakan yang baru lahir.

Selain itu, kata Arief, ikan guppy merupakan ikan hias yang unik, karena mulai dari janin hingga proses bertelur, dilakukan di dalam perut indukan betina.

"Proses beranak guppy ini cepat. Dalam waktu 24 jam, indukan yang hamil bisa langsung beranak. Kalau sudah kelihatan anaknya, kita langsung ambil anakannya. Anakan yang telah lahir kemudian dimasukkan ke dalam media atau akuarium pembesaran. Di usia yang rawan ini, anakan guppy harus mendapatkan perhatian dan perawatan yang khusus, seperti keadaan pH air yang harus dijaga, pakan yang optimal, dan juga oksigen yang cukup,” tutur Arief. 

Selain bisa dikembangkan di akuarium, agar anakan berkembang maksimal, ikan guppy juga bisa dikembangkan dalam bak fiber. Penggunaan media bak fiber ini memang lebih praktis dan efisien daripada jika kita membuat kolam. 

Menyoal harga ikan guppy-nya sendiri, Arief membanderolnya dengan harga bervariasi. 

"Untuk guppy yang bagus, bisa Rp 200 ribu sepasangnya," ujarnya.

Dikatakan Arief, tips sukses agar bisa menghasilkan warna yang optimal, guppy perlu diberi asupaan pakan yang cukup. 

“Untuk pakannya saya biasa memberi pelet. Kadang ada tambahan cacing juga,” aku Arief.


Guppy Hias Bisa Dimakan dan Bergizi Tinggi??

Memang tidak tega makan ikan hias kesayangan kita, tapi dulu waktu kecil, saya sering kali makan ikan guppy karena enak, tapi setelah tahu bahwa ikan guppy adalah ikan hias, saya cukup sedih. Hiks :(
Tapi kenyataan bahwa ikan guppy memang enak itu adalah kebenaran nyata, tapi apasih kandunganya sampai-sampai bisa enak.


Ikan Guppy dan ikan-ikan kecil mempunyai kandungan gizi yang tinggi, sehingga selain sebagai ikan hias merupakan salah satu sumber protein bagi burung Murai Batu dan burung kicauan lainnya. Ikan guppy juga mengandung berbagai zat yang  sangat bermanfaat bagi kesehatan burung. Kandungan zat gizi yang  terdapat pada ikan guppy segar dan manfaatnya antara lain :

Omega 3, untuk proses perkembangan otak dan penting untuk perkembangan fungsi syaraf dan penglihatan pada burung Murai Batu.
Mengandung serat protein yang pendek sehingga mudah dicerna oleh burung Murai Batu dan burung kicauan lainnya.
Kaya akan asam amino seperti taurin untuk merangsang pertumbuhan sel otak pada burung Murai Batu.
Vitamin A dalam minyak hati ikan untuk mencegah masalah mata pada burung Murai Batu.
Vitamin D dalam daging dan minyak hati ikan untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang pada burung.
Vitamin B6 untuk membantu metabolisme asam amino dan lemak serta mencegah anemia dan kerusakan syaraf pada burung.
Vitamin B12 untuk pembentukan sel darah merah, membantu metabolisme lemak, dan melindungi juga kerusakan syaraf pada burung Murai Batu.
Zat besi yang mudah di serap oleh tubuh burung.
Selenium untuk membantu metabolisme tubuh dan sebagian anti oksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas
Seng yang membantu kerja enzim dan hormon.

Kandungan  ikan guppy kaya akan manfaat dan akan lebih optimal jika diberikan dalam bentuk daging ikan  segar.


Sumber

Ikan Guppy Fish Masuk Ekosistem Kedung Cinet


Kedung Cinet adalah bagian terdalam dari sungai Cinet di Desa Pojok Klitih Kab. Jombang, oleh masyarakat biasa disebut sebagai miniatur dari Grand Canyon dan merupakan sebuah tempat tujuan wisata alam tersembunyi yang ada di Kabupaten Jombang. Eksistensi keberadaan dari Kedung Cinet semakin populer seiring dengan banyaknya orang yang mengeksplor tempat ini dan mengunggahnya di media sosial.         

Pesona dari Kedung Cinet yang memiliki berbagai keunikan tebing-tebingnya dan keindahan lainnya telah menjadikan tempat ini sebagai salah satu tujuan wisata alam yang menarik untuk dikunjungi di Kabupaten Jombang. Kedung Cinet berada di Desa Pojok Klitih Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang.

Pada hari minggu 27 September 2015 sekumpulan pemuda yang tergabung dalam wadah “ Explore Jombang “ mengadakan giat yang bertajuk “ Save Cinet “ yaitu membersihkan sampah yang ada di sekitar Kedung Cinet dan pelepasan ikan Guppy.

Babinsa Koramil 0814/08 Plandaan Serka Umbar saat ditemui mengatakan “ Kedung Cinet di Plandaan belakangan ramai pengunjung dan tidak terkendali. Sampah plastik di mana-mana, lokasi ini memang sering digunakan sebagai tempat rekreasi untuk warga sekitar Jombang, karena lokasinya masih alami dan belum tersentuh sama sekali oleh peralatan modern, banyak orang menyebut Kedung Cinet merupakan miniatur dari Grand Canyon yang menjadi daya tarik pengunjung ke sini “.

Kegiatan dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB, dimulai dengan pengambilan sampah selanjutnya acara pelepasan 1000 ekor ikan Guppy, diharapkan ikan air tawar tersebut bisa memperkaya ekosistem di Kedung Cinet, selain Babinsa acara ini dihadiri dari pihak Perhutani, Babinkamtibmas, Kepala Desa Pojok Klitih, Komunitas Hijau Jombang, Club Sepeda ACC, Komunitas Jombang Bersepeda, seluruhnya berjumlah 100 orang .( Penrem 082/CPYJ )

Authentifikasi :
Kapenrem 082/CPYJ, Mayor Arm Imam Duhri.

Orang Magetan , jadi Kaya raya karena Guppy


Magetan (beritajatim.com) - Bisnis ikan hias masih tampakanya masih sangat menjanjikan. Terbukti seorang pemuda berhasil berternak ikan hias jenis guppy jenis impor yang nilainya mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Pelaku budi daya ikan guppy ini adalah Sindu Bayu Permana warga Jalan Samodra Kelurahan Bulukerto, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan. Ia mulai serius menekuni budadaya ikan hias ini sejak tahun 2010.

"Saya mulai menekuni budi daya ikan guppy sejak tahun 2010. Kalau senang ikan sudah sejak SMP dulu saya sering beli ikan hias sampai ke Madiun. Dan sekarang Alhamdulilah bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup," ujarnya.

Diawal karirnya sebagai peternak ikan hias, ia masih membudi daya berbagai jenis, mulai dari berta atau yang lebih dikenal dengan ikan cupang, fera-feri, plati dan guppy.

Kini, lulusan Fakultas Pertanian UNS ini, hanya fokus pada budi daya ikan guppy. Selain karena perawatannya yang relatif mudah, juga corak ikan yang warna-warni, membuat ikan hias tersebut banyak digemari oleh pehobi.

Ia menjelaskan, dalam satu bulan, ia bisa menjual ikan guppy hingga 50 pasang. Untuk harga per pasangnya bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga satu juta rupiah.

"Bahkan, ikan gupyy yang menang kontes, harganya bisa mencapai jutaan rupiah per pasangnya. Tergantung dari jenisnya. Dan saat ini saya masih mencoba memijahkan ikan guppy impor dari Thayland," terang Bayu.

Ia mengaku memiliki sedikitnya 20 jenis dari puluhan jenis ikan guppy yang banyak dikembangkan di pasaran. Bahkan, salah satu koleksinya 
telah menang sebagai juara kedua dalam kontes nasional ikan guppy yang digelar di Solo, baru-baru ini.

Adapun untuk pemasaran, selain dijual secara "online" atau internet, biasanya sudah ada sejumlah pedagang maupun pehobi yang mengambil ikan guppy miliknya.

Meskipun pemeliharaan mudah, bukan berarti tidak ada kendala dalam budi daya ikan hias guppy. Kondisi cuaca yang dingin saat musim hujan ataupun musim pancaroba, sering kali membuat ikan guppy sakit atau stres bahkan ada juga yang sampai mati.

Selain ikan guppy, Bayu juga membudidaya ikan hias plati yang masih satu marga dengan ikan guppy. Adapun media yang digunakan untuk membudi daya ikan tersebut adalah akuarium dan bak-bak yang disusun rapi di rak buatannya di samping rumahnya.

Karna Melihara Guppy, Peternak ini Menjadi Kaya


Para penggemar ikan hias pasti sudah akrab dengan ikan satu ini. Yap, dialah guppy. Ikan yang disebut ikan cere ini memang cukup sering ditemui. Ia mudah beranak pinak dan beradaptasi di berbagai kondisi dan tempat. Nah, lantaran kemampuan adaptasinya tinggi, Budidaya ikan yang bernama latin Poecilia reticuluta ini pun banyak dilakukan.

Salah satunya dilakukan oleh Dimas Rizki, pemBudidaya ikan guppy asal Lampung (www.jualguppy.com).  Ia mengaku sudah menekuni Budidaya guppy sejak 2-3 tahun lalu. Dimas, begitu ia akrab disapa biasa menggunakan akuarium yang disusun di rak sebagai media Budidaya guppy. Penataan akuarium dilakukan dengan rapi agar tidak memakan tempat luas.

Hingga saat ini Dimas telah memBudidayakan sedikitnya 30-40 jenis guppy. Ikan tersebut berasal dari berbagai negara, seperti Malaysia dan Thailand.

“Tidak semua saya impor dari luar negeri. Ada sebagian yang saya beli dari pemBudidaya guppy di Indonesia dengan label anakan impor,” tuturnya.

Ikan guppy yang sudah siap dijual Dimas adalah mulai dari umur 2,5 bulan sampai 3,5 bulan. Harganya dibanderol mulai dari kisaran Rp 200 ribu hingga Rp 1 juta per pasang. Dalam sebulan, Dimas dapat menjual sekitar 20-30 pasang, tergantung ketersediaan pasokan.

Tak pelak dengan jumlah penjualan tersebut, ia bisa mengantongi omzet rata-rata Rp 7-12 juta dalam sebulan. Laba bersih yang didapat lumayan besar karena biaya perawatannya murah. 

“Per tiga bulan, saya bisa mengantongi laba bersih sekitar Rp 18 juta,” akunya.

Hmm.., Anda tertarik mengikuti jejak Dimas?

Guppy Full Black and Broze

Hitam




Guppy Black adalah memiliki warna hitam tanpa warna sekunder pada seluruh  tubuhnya. Kebanyakan guppy black berukuran kecil hingga medium. Guppy  yang beranjak besar sering menyebabkan hilangnya warna hitam yang baik.

Bronze




Guppy Bronze adalah guppy yang merupakan memiliki warna emas genetik  dengan lebih dari 25% "warna emas" pada tubuh dengan sisik yang digariskan  dalam warna hitam. Kebanyakan guppy bronze  memiliki ekor seperti Red  bicolor atau Hijau bicolor. Sesuai standar IFGA guppy bronze harus memiliki  warna logam emas minimal 25% dari tubuh.