Kamis, 14 Januari 2016

CARA IKAN CUPANG BERKEMBANG BIAK Bagian 3: Beternak Ikan Cupang

#kukang #ular #kurakura #kecoa #merpati #batuakik

Hello! Balik lagi bareng admin disini!!!n Hehehe... Masih inget kan obrolan kita yang kemarin tentang mouth brooder dan bubble nestbrooder? Sekarang admin bakal masuk ke sesi yang terakhir, yaitu cara berternak ikan cupang. Buat yang hobi miara cupang, semoga obrolan ini bisa diaplikasikan dan jadi peternak cupang. Lumayan kan kalo berhasil jadi punya usaha ternak cupang dan nambah penghasilan. Ayo kita mulai!

Sebelum kita mulai untuk mengawinkan atau bahasa ilmiahnya adalah memijahkan ikan, ada beberapa kriteria induk jantan dan betina yang perlu diketahui sobat blogger! Ukuran tubuh ikan jantan yang digunakan harus lebih besar daripada si betina dan si jantan harus lebih galak dari betina. Selain itu jika ingin mengawinkan, kawinkanlah cupang yang berjenis sama, misalnya cupang halfmoon jantan dikawinkan dengan cupang halfmoonbetina. Minimal umur induk yang akan dikawinkan berumur 5 bulan. Induk betina yang akan dikawinkan memiliki ciri-ciri perut yang membuncit (bukan karena habis makan) dan yang jantan sudah membuat busa yang cukup banyak.


 Oke sobat blogger, setelah memilih induk yang sesuai dengan kriteria, saatnya menyiapkan tempat untuk mereka bertelur. Wadah yang digunakan bisa berupa akuarium ataupun baskom yang diisi air dengan ketinggian 8 sampai 12 cm. Oh iya, jangan lupa air yang digunakan diendapkan terlebih dahulu minimal selama 2 hari. Selanjutnya masukkan tanam air seperti selada air. Fungsinya ialah untuk tempat cupang jantan meletakkan busa-busanya dan melindungi busa tersebut dari angin dan guncangan.


Setelah wadah dan induk siap, masukkan jantan ke dalam wadah tempat mereka kawin, dan masukkan induk betina ke dalam wadah lain, tetapi kondisikan agar si jantan dan betina masih bisa saling melihat dan bisa berkenalan. Tujuannya ialah agar si jantan mempersiapkan dulu sarang busanya sebelum si betina di campur dengan jantan. Oh iya, berikan tutup pada wadah tempat si jantan membuat sarang. Tujuannya agar busa yang dibuat si jantan tidak terkena getaran akibat angin.


 Nah sobat blogger, setelah si jantan membuat sarangnya dan berkenalan dengan si betina (kurang lebih 1 – 2 hari lamanya), saatnya mencampur antara si jantan dengan si betina. Pada saat pencamuran ini, sobat blogger harus hati-hati sekali. Jangan sampai saran busanya rusak. Nah setelah dicampur antara jantan dan betina, mereka akan berkenalan lagi agar menjadi lebih dekat. Wah! Cupangnya PDKT! Ciee!!! Kegiatan PDKT cupang ini tergantung tingkat kecocokan diantara keduanya. Kalo mereka berdua merasa cocok, maka bisa langsung kawin, tapi kalo lama kenalannya, mungkin perkawin baru terjadi 1 – 2 hari kemudian.


 Proses perkawinan terjadi dengan cara si jantan akan melilit tubuhnya pada si betina dan masing-masing saling melengkungkan tubuhnya. Ketika proses perkawinan selesai, maka si betina akan mengeluarkan telurnya yang kemudian akan ditangkap oleh si jantan dan membawanya ke sarang busa. Cupang jantan akan menjaga telurnya. Apabila ada telur yang terjatuh ke dasar, maka sang bapak akan segera mengambilnya dan menempelkannya lagi ke sarang. Sang ibu akan pergi menjauh dari sang ayah dan sarangnya. Jika cupang sudah tidak melakukan proses perkawinan lagi, maka segera pisahkan si betina dengan si jantan. “Lho kok gitu?” Soalnya ketika proses perkawinan selesai, si jantan cenderung mengejar-ngejar si betina dan tak segan untuk menghantamnya. Wah! Serem banget ya!

Nah sobat blogger, biasanya nih telur akan menetas dalam waktu kurang lebih 36 – 48 jam. Bayi-bayi cupang ini masih sangat lemah dan belum dapat berenang secara bebas. Terkadang malah ada bayi cupang yang terjatuh ke dasar. Pada saat seperti itulah sang ayah akan dengan sigap melindungi bayinya. Sang ayah akan membantu si bayi untuk naik lagi ke permukaan ke sarang busanya. Bayi-bayi cupang hanya akan terlihat seperti titik-titik hitam kecil yang berenangnya hanya naik dan turun. Pada usia tiga hari, bayi cupang ini akan mulai belajar mencari makan sendiri. Makanan yang paling baik untuk bayi-bayi cupang pada umur seperti itu adalah kutu air, artemia, atau microworm.


 Setelah bayi cupang berumur tiga hari, sebaiknya sang ayah dipisahkan dari anak-anaknya. “Kok gitu sih? Terus yang jagain anak-anaknya nanti siapa dong?”. Tenang sobat blogger, pada umur tiga hari si anak cupang sudah bisa berenang dengan bebas dan mencari makan sendiri. Sang ayah dipisahkan untuk menghindari anak cupang ini dimakan oleh sang ayah.  


So, gimana nih sobat blogger? Tertarik ga nih buat belajar ternakin ikan cupang? Susah-susah gampang sih, tapi yang penting adalah ketelatenan dan keuletan dari sobat blogger sendiri. Oh iya, buat yang ludah nyoba ternakin ikan cupang terus bingung gimana cara mebesarkannya, jangan khawatir. Admin bakal ngasih tau cara membesarkan ikan cupang di postingan selanjutnya. Don’t Miss it! (IYP)

PENYAKIT CUPANG DAN CARA PENYEMBUHANNYA Bagian 2: Dropsy, Inflamed Gills, Berak Putih, dan Velvet

#kukang #ular #kurakura #kecoa #merpati #batuakik

Hello! Ketemu lagi nih sama admin. Admin bakal ngelanjutin postingan mengenai penyakit cupang yang kemarin. Masih pada inget kan? Oke, biar ga lama-lama, langsung aja deh disimak.

Dropsy (Sisik Nanas)
Sobat blogger, meneurut admin penyakit ini nih yang paling nyeremin buat cupang. “Kenapa eamangnya, Min?” Soalnya penyakit ini bisa bikin sisik si cupang terangkat, jadi ikannya kaya nanas, dan penyakit ini SANGAT-SANGAT MENULAR! Jadi sobat blogger harus baca bener-bener. Gejalanya yaitu perut ikan mulai membengkak, tidak bisa membuang kotoran. Tahap awal dari gejalanya adalah mirip seperti sembelit, ikan jadi tidak aktif, nafsu makan berkurang, bahkan terkadang tidak mau makan. Siripnya akan menguncup dan warnanya akan memucat. Bila sudah parah, maka perut si cupang akan semakin membengkak dan berwarna kemerahan. Sisik ikan akan mulai terangkat mulai dari daerah perut hingga seluruh badan, sehingga si cupang akan terlihat menyerupai buah nanas. Hiii!!! Serem ya?


Penyebabnya adalah bakteri yang menyerang ginjal si ikan yang berasal dari air yang kotor maupun makanan ikan yang kotor. Bakteri ini akan membuat ginjal si cupang tidak mampu berekskresi alias tidak mampu membuang zat-zat sisa metabolisme tubuh. Akibatnya tubuh si ikan akan membuka atau memberdirikan sisiknya. Jika ikan sudah sampai pada tahap sisik yang berdiri, maka kemungkinan sembuhnya sangat sangat kecil. Sebetulnya jika penyakit ini bisa terdeteksi sejak awal, maka kemungkinan untuk sembuh besar. Namun karena gejalanya sangat sulit untuk dilihat, maka kebanyakan ketika kondisi ikan sudah kritis baru ketahuan. Ikan harus dikarantina agar tidak menular, kemudi air harus diganti semuanya dan wadah dicuci bersih. Kemudian berikan antibiotik seperti Metrodinazole dengan dosis cukup 1 tetes per akuarium. Gunakan pula garam akuarium. Ganti air full setelah 3 hari.



Inflamed gills (Insang memerah)
Penyebabnya adalah kondisi air yang kotor, sehingga cupang keracunan nitrat. Ciri-cirinya ialah insang menjadi memerah, sulit bernapas, ikan sering di permukaan air buntu bernapas dan terengah-engah. Tutup insang (operkulum) tidak mau tertutup rapat. Pengobatannya ialah sobat blogger harus rajin ganti air, gunakan metilen kue dan garam akuarium. Penyakit ini tidak bersifat menular kok.



Berak Putih
Gejala penyakit ini adalah kotoran ikan memanjang, terkadang seperti mennggumpal dan berwarna putih. Nafsu makan ikan menjadi turun, bahkan terkadang tidak mau makan. Siripnya menguncup dan berwaran pucat. Oh iya, sobat blogger harus hati-hati karena penyakitnya bisa menular ke ikan lainnya. So, langsung dikarantina ya ikannya. Pengobatannya ialah dengan mengganti air Buol dan mencuci wadahnya, berikan antibiotik atau acryflavine. Berikan pula garam akuarium. Bila belum sembuh, ulangi teknik pengobatan tersebut.

Velvet (bintik emas/karatan)
Penyakit ini disebabkan oleh parasit yang berasal dari air yang kotor maupun pakan alami yang kurang bersih. Gejala yang timbul nih sobat blogger, yaitu munculnya bintik-bintik berwarna emas atau kadang seperti warna besi berkarat. Buat meyakinkannya, coba dilihat dengan bantuan senter, karena bintik velvet akan berkilau dan memantulkan cahaya jika terkena cahaya senter.   Ikan menjadi kurang nafsu makan, tidak aktif bergerak, warna memucat, dan sirip menguncup. Ikan juga jadi sering menabrakkan diri untuk menggaruk badannya. Jika terkena penyakit ini, maka yang harus sobat blogger lakukan yaitu mengarantinanya. Ganti air full dan cuci bersi akuariumnya. Berikan metilen blue dan garam akuarium untuk pengobatannya. Setelah 3 hari, ganti air full. Jika belom sehat, ulangi pengobatan tersebut.


Gimana nih sobat blogger? Udah pada tau kan penyakit yang umumnya dapat menyerang si cupang? Makanya, jaga dan rawat baikbaik cupangnya biar sehat selalu. Rajin-rajin buat ganti air dan menjaga kebersihan wadah si cupang. Inget juga, makanan yang diberikan harus bersih, terutama makanan alami, karena sering banyak mengandung parasit. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Betul? (IYP)

http://cirebontopbisnis.wordpress.com/2012/08/23/penyakit-yang-biasa-menyerang-ikan-cupang/

PENYAKIT CUPANG DAN CARA PENYEMBUHANNYA Bagian 1: Jamur Kulit, Fin Rot, White Spot, dan Pop Eyes

Hai bro and sis! Piye kabare? Hehehe... Ketemu admin lagi nih di sini. Ga bakal bosen kan kalo sama admin? Hahaha... Sobat blogger, kali ini admin bakal ngasih tau gimana sih ciri-ciri cupang sakit, dan gimana sih cara penyembuhan cupang sakit? Mau tau ga? Pasti mau kan? Kalo itu silahkan disimak...

Sobat blogger, penyakit cupang itu terbagi menjadi dua macam lho berdasakan penyebabnya. Penyakit cupang ini bisa disebabkan oleh parasit maupun nonparasit. Parasit yang sering menyerang cupang adalah bakteri, virus, jamur, protozoa, serta cacing. Sedangkan penyakit yang disebabkan bukan oleh parasit biasanya diakibatkan oleh kualitas air yang buruk, faktor fisik yang tidak cocok, kekurangan nutrisi, kelainan, dan gangguan pencernaan akibat zat toksik atau racun.

Infeksi Jamur Kulit
Penyebab dari penyakit ini biasanya adalah jamur dan kondisi air yang kotor. Gejala yang dialami si cupang ialah muncul bercak-bercak putih seperti kapas di badan ikan. Ikan biasanya jadi tidak bergerak terlalu aktif, tidak nafsu makan, dan siripnya menguncup. Warna dari cupang biasanya juga menjadi memucat. Sobat blogger, kalo ikan cupangnya terkena penyakit ini, ikannya HARUS SEGERA dipisahkan dan diisolasi dari yang lainnya, karena penyakit ini SANGAT MENULAR. Pengobatannya dengan mengganti air wadah full dan tempatnya dicuci bersih, si ikan yang sakit ini diberikan metilen blue dan garam akuarium, kemudian setelah 3 hari ganti air full kembali, jika kondisi belum mebaik, lakukan kembali pengobatan seperti diatas.



 Fin Rot
Penyebab dari penyakit ini ialah bakteri dan kondisi air yang kotor. Gejalanya yang terjadi nih sobat blogger, ialah muncul warna gelap atau terkadang seperti berdarah pada pinggiran sirip. Jika terus dibiarkan lama kelamaan siripnya akan menjadi habis seperti rontok atau sobek. Walaupun begitu, ikan masih nafsu untuk makan dan bergerak secara aktif. Tapi warna si ikan akan berubah memucat dan sirip jadi menguncup. Penanggulangannya nih sobat blogger, ikan harus dikarantina, kemudian tempatnya dicuci bersih dan diganti air full. Berikan ikan antibiotik seperti ampicillin, Super Tetra, dosisnya cukup 1 tetes per akuarium. Atau sobat blogger bisa menggunakan general tonic seperti Rid alk, tetra, dsb. Berikan pula garam akuarium dan ganti air full setelah 3 hari pengobatan. Jika ikan belum membaik, ulangi teknik pengobatan tersebut. Oh iya, sekedar info aja ih buat sobat blogger, sirip yang rusak atau rontok itu bisa tumbuh lagi jika si ikan sudah sembuh, tapi ga akan seindah sirip sebelumnya.




White Spot
Penyakit ini umumnya akan menyerang cupang yang memiliki stamina yang buruk. Penyebabnya ialah parasit seperti protozoa. Protozoa ini bias berasal dari air yang kotor ataupun pakan alami yang kurng bersih. Oh iya, perlu diingat nih sobat blogger, PENYAKIT INI SANGAT MENULAR, jadi segera karantina ya ikannya. Gejala yangdialami yaitu munculnya bintik-bintik putih pada badan ikan. Ikan menjadi kurang aktif bergerak, tidak nafsu makan, warna sirip memucat, dan sirip menjadi menguncup. Ikan juga sering menanbrakkan dirinya ke wadah atau dinding akuarium, seperti berusaha menggaruk badannya. Bila sudah parah, maka bintiknya akan menyebar ke seluruh tubuh. Pengobatannya ialah sobat blogger harus mengarantina si cupang, kemudian memberinya metilen blue dan garam akuarium. Jangan lupa sebelumnya untuk mengganti air full dan mencuci akuariumnya. Jemur ikan di bawah sinar matahari pagi. Setelah tiga hari ganti air full, jika masih sakit cupangnya, ulangi lagi pengobatannya.



Pop Eyes
Gejala penyakit ini sangat mudah untuk dikenali, yaitu mata ikan akan tampak menonjol, baik salah satu maupun keduanya. Penyebab dari penyakit ini adalah virus herbes dan Epithelioma papulasum. Ikan menjadi tidak aktif bergerak, nafsu makan menurun bahkan tidak mau makan, warna tubuh memucat dan sirip menguncup. Jika sudah parah, maka ikan cupangnya akan memiliki mata yang terlihat seperti ikan mas koki, dan jika sudah begitu kemungkinan untuk sembuh kembali sangatlah kecil. Penyembuhannya ialah ikan harus dikarantina, airnya diganti full dan wadahnya dicuci bersih. Berikan antibiotik ampicillin, Super Tetra, dosisnya cukup 1 tetes per akuarium atau gunakan obat Anti Internal Bacteria seperti merek Intrepet. Berikan pula garam akuarium. Setelah 3 hari, ganti air full. Jika belom sehat, ulangi pengobatan tersebut.
 

Wah! Ternyata penyakitnya menyeramkan ya, sobat blogger! Makanya, sobat blogger harus bener-bener telaten merawat cupang kesayangannya. Lebih baik mencegah daripada mengobati, betul gak? Kan kalo sakit kasian cupangnya… Postingan tentang penyakit cupang ini masih belom selesai sampai disini. Masih ada kelanjutannya nih sobat blogger. Jangan ketinggalan ya… (IYP)

Sumber:

MAKANAN IKAN CUPANG Bagian 1: Jentik Nyamuk, Cacing Sutera, dan Kutu Air

Hai! Hai! Balik lagi di sini bareng admin! Sekarang admin mau ngebahas tentang makanan kesukaanya si ikan petarung nih, sobat blogger! Oke deh! Langsung aja ya...

Sobat blogger, ikan cupang itu adalah hewan karnivora loh! Makanan kesukaanya tuh jentik nyamuk, kutu air, cacing sutera, serta plankton buat bayi-bayi cupang yang baru menetas. Kalo itu yuk kita bahas makanannya.

Jentik Nyamuk
Sobat blogger pasti tau kan hewan yang satu ini? Itu tuh, hewan yang suka utek-utekan di dalam air, kaya cacing bentuknya, cuma dia ini pendek. Si jentik nyamuk yang merupakan salah satu bagian dari metamorfosis nyamuk. Jentik nyamuk ini biasanya ada di genangan-genangan air yang terbuka. Nyamuk biasanya akan bertelur di genangan air tersebut, kemudian telurnya akan menentas menjadi jentik nyamuk. Jentik nyamuk ini jika dibiarkan maka akan bermetamorfosis menjadi nyamuk dewasa, sobat blogger.


Jentik nyamuk ini biasanya diberikan pada ikan cupang remaja hingga dewasa. Kalo bayi-bayi cupang dikasih jentik nyamuk, si bayi ini belum bisa makan jentik nyamuknya, mulutnya belum muat melahap ukuran jentik nyamuk yang besar bagi si bayi cupang. Hehehe... Oh iya, ternyata jentik nyamuk ini mengandung banyak protein yang baik untuk cupang. Tapi, hati-hati dalam memberi makan cupang dengan jentik nyamuk, tidak boleh kebanyakan. Karena kalo kebanyakan jentiknya banyak yang tidak termakan dan malah akan berubah menjadi nyamuk dewasa.

Cacing Sutera
Si cacing ini umumnya banyak ditemukan di parit, selokan, ataupun bantaran sungai. Penujual ikan banyak yang menjual cacing ini dan harganya relatif murah. Cacing sutera ini sebaiknya diberikan pada cupang remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan ataupun benih yang sudah berumur beberapa bulan. Jangan pernah memberi makan cupang indukan, terlebih lagi yang sedang dipersiapkan untuk dikawinkan, karena dapat mengganggu proses pengeluaran telur.


 Ada beberapa tips nih buat sobat blogger yang ingin memberi makan cupangnya cacing sutera. Sebelum si cacing dijadikan mangsa oleh si cupang, sebaiknya cacing ini dibilas terlebih dahulu dan direndam dengan cairan penghilang parasit seperi metilen blue ataupun PK. Mengapa demikian? Karena si cacing ini asalnya hidup di alam bebas yang memiliki habitat yang kurang bersih, sehingga biasanya banyak parasit yang ikut terbawa bersama cacing yang tentunya dapat membahayakan kesehatan si cupang.   

Kutu Air
Kutu air merupakan hewan yang sangat kecil yang sulit terlihat dengan kasa mata. Kutu air ini sangat cocok untuk dijadikan makanan bayi-bayi cupang yang sudah menetas kurang dari 4 hari. Ikan cupang dewasa ternyata juga sangat menyukai makanan bayi-bayi cupang ini. Kutu air sangat baik diberikan pada bayi-bayi cupang karena mudah dicerna dan mengandung banyak protein yang sangat bagus untuk mempercepat pertumbuhan bayi cupang.


 Kutu air ini dapat dibeli di tukang ikan, namun harganya cukup mahal karena ketersediannya yang terbatas. Kutu air ini cukup sulit ditemukan di alam dan budidayanya juga cukup sulit, sehingga ketersediannya pun menjadi terbatas.

Nah, itulah tiga makanan kesukaan cupang yang menyehatkan dan membatu pertumbuhan secara optimal. Masih ada lagi nih makanan kesukaan cupang lainnya. Tapi sabar ya, bakal admin bagi di postingan selanjutnya. (IYP)


Sumber: 
Susanto H. 1991. Memelihara Ikan Cupang. Tangerang: Kanisius

Rabu, 13 Januari 2016

TIPS-TIPS AGAR CUPANG TERHINDAR DARI PENYAKIT

Sobat blogger, gimana nih kabar cupangnya? Semoga sehat-sehat aja ya. Masih tentang cupang nih sobat blogger. Buat sobat blogger, inget postingan admin tentang penyakit cupang yang kemarin kan? Nah, jangan sampe deh cupang sobat blogger terkena penyakit kaya gitu. Supaya cupang-cupangnya terhindar dari penyakit, admin punya tips-tips nih agar cupangnya tetap sehat dan segar bugar. Mau tau ga? Langsung aja deh disimak.

Sobat blogger, ga susah kok memelihara cupang itu. Yang paling dibutuhkan adalah ketelatenan dan keuletan kita dalam merawat cupang tersayang. Seperti yang sering admin bilang, “lebih baik mencegah daripada mengobati”. Kalo ikan kita sudah kadung sakit, maka akan sulit untuk menyembuhkannya kembali, bahkan ada kemungkinan untuk mati. Jika penyakit sudah diketahui sejak dini, maka peluang untuk disembuhkannya cukup besar.   



Agar ikan cupang tetap sehat dan bugar, yang paling harus diperhatikan adalah kualitas air tepat si cupang hidup. “kenapa kualitas air?” Karena disitulah tempat mereka makan, beraktivitas, buang kotoran, dan lainnya. Bayangkan jika kondisi air dibiarkan kotor, maka pasti si cupang akan terkena berbagai penyakit.

Kondisi air air harus dibuat sesuai dengan lingkungan asli tempat hidup si cupang. Tujuannya ialah agar si cupang merasa nyaman dan mudah untuk beradaptasi. Parameter air yang sesuai untuk tempat hidup si cupang ialah memiliki pH berada pada kisaran 6.2-7.5, kadar mineral terlarut dalam air (hardness) 5-12 hd, serta temperatur antara 24-27 derajat celcius.

Agar kualitas air tetap terjaga, sobat blogger harus rajin untuk mengganti air akuarium atau kolam dari tempat hidup si cupang. Air yang diganti kurang lebih seperempat atau setengah dari air kolam setiap minggunya. Oh iya, jangan lupa selalu membuang kotoran ikan yang mengendap di dasar kolam atau akuarium dengan cara siphon (menyedot kotoran dengan selang). Jika kotoran dibiarkan mengendap di dasar, maka kotoran tersebut akan menjadi amoniak. Amoniak ini dapat menurunkan kualitas air kolam dan menyebabkan ikan jadi sakit.


 Sobat blogger, jangan sembarangan memberi makanan ikan pada cupang. Ukuran makanan ikan harus sesuai dengan ukuran mulut cupang agar cupang dapat memakannya dengan mudah. Jika ukuran makanannya kebesaran, maka cupang akan enggan memakannya. Akibatnya makanan ikan yang tidak termakan tersebut akan menumpuk di dasar dan akan menurunkan kualitas air. Jika ingin memberikan pakan alami seperti cacing sutera, cucilah terlebih dahulu pakan tersebut. Rendam pula dengan metilen blue selama beberapa menit. “Kenapa ribet banget sih? Kenapa ga langsung dikasih aja?” Sobat blogger, biasanya pada makanan alami yang kita beli banyak parasit yang ikut terbawa. Parasit itu biasanya berasal dari tempat kultur cacing yang tidak bersih. Agar parasit itu tidak menyebabkan penyakit pada cupang kesayangan kita, maka harus kita bersihkan terlebih dahulu.


Oh iya, sobat blogger. Pakan atau makanan yang diberikan pada ikan cupang kalau bisa yang bersifat lunak. Tujuannya untuk menjaga gigi si cupang agar tidak rusak. Makanan sebaiknya diberikan pada waktu pagi dan sore hari. Sobat blogger harus perhatiin ketika cupangnya makan. Makanan cupang harus habis dalam waktu 20 menit, jika tidak habis maka segera keluarkan dari akuarium atau kolam. Tujuannya agar makanan tidak terjatuh ke dasar kolam dan menumpuk di dasar.

Oke deh sobat blogger, itulah tips-tips yang bisa admin berikan. Ingat! Selalu jaga kesehatan cupang peliharaan kita. Selalu pantau kualitas air dari tempat hidup si cupang ini. Jika terjadi gejala penyakit, segeralah karantina si cupang agar tidak menular ke ikan lainnya, dan segera obati agar cupang kesayangan sobat cepat sembuh (IYP).

Senin, 11 Januari 2016

KENAPA HAMSTER BANYAK TIDUR DI SIANG HARI?

Hoy! Hoy! Sobat blogger! Apa kabar nih? Udah lama admin ga posting artikel di sini. Hehehe... Sobat blogger, kali ini admin bakal pating tentang Hamster nih. “Lho kok Hamster?” Soalnya admin lagi demen sama binatang pengerat yang satu ini.

Sobat blogger ada yang punya Hamster? Kalo punya, pasti tau dong kalo si mungil ini suka banget bobo di siang hari. Malam hari dia baru bangun dan bermain-main. Bener ga? Kalo yang ga punya hamster pasti bingung, “Lho kok kaya gitu?”. Penasaran kan??? Kalo gitu admin bagi deh infonya,,,


Kenapa sih hamster itu suka banget tidur di siang hari? Soalnya hamster itu adalah binatang nokturnal. Hayooo... Pada tau ga nokturnal itu apa? Binatang nokturnal itu adalah binatang yang lebih banyak beraktivitas di malam hari. Jadi kalo malem2 itu mereka ga tidur kaya manusia, tapi mereka itu malah mencari makan, bermain, berburu, kawin, dan sebagainya. Contohnya itu kucing, kelelawar, hamster, dan masih banyak binatang lainnya.

Nah, karena hamster binatang nokturnal, maka si mungil ini lebih banyak bermain di malam hari. Kalo siang hari dia malah tidur melulu. Hehehe... Makanya itu sobat blogger, kalo ada yang mau beli hamster untuk dijadikan peliharaan, admin saranin untuk beli dimalam hari aja. “Lho kok gitu, Min?” Soalnya, seperti yang admin jelasin tadi, karena hamster itu aktifnya dimalam hari, maka si hamster akan lebih ketahuan kebugarannya di malam hari. Kita jadi bisa benar-benar tahu dan memilih hamster mana sih yang sehat, lucu, dan lincah. Hehehe,,,


Oh iya, sekalian nih buat info sobat blogger semua. Kalo mau milih hamster buat dibeli belilah pada sore atau malam hari untuk melihat keaktifannya, selain itu periksa bulunya apakah terlihat ada pitak atau terlihat kusam? lihat juga hidung dan telinganya apakah berair? matanya juga harus pula terlihat cerah bercahaya yang menunjukkan kalau hamster tersebut dalam keadaan baik dan sehat.

Kalo misalnya ada sobat blogger yang terpaksa beli hamster di siang hari, ga papa kok. Tapi kita harus lebih jeli memerhatikan si hamster agar tidak salah pilih. Selain itu, mintalah serbuk kayu yang agak banyak untuk melindungi hamster dari sengatan matahari, karena hamster sangat rentan pada sinar matahari secara langsung.



Nah... Sobat blogger udah tau kan jawaban kenapa hamster lebih suka tidur di singa hari... Selain itu juga sobat blogger juga dapet tips tuh kapan sebaiknya memebeli hamster, yaitu di malam hari. Oh iya, abis ini admin bakal pating lagi beberapa hal tentang hamster, jadi tunggu aja ya... (IYP). 

Sumber:

Rabu, 06 Januari 2016

Jual Ikan Cupang Hias Grosir

Hallo gan,,,,
Langsung aj tanpa basi basi dan mengurangi rasa hormat,,,
Ane mau jual ikan2 koleksi ini ane,,

Stock kira2 ada 200an ekor...
Jenis lavender, fancy dan dragon..
Harga sesuai kualitas,,
Jangan ragu lagi,,
Langsung aja cek gambar ikannya di bawah ini,,, (maaf gak bs moto 1 per satu)

Kalau anda ragu dengan ane, ini Bukti pengiriman dan testimoni ane bisa di cek DISINI!!


Harga:
Fancy dan Lavender
Paket 20ekor 120rb (6rb per ekor)
Paket 40ekor 200rb (5rb per ekor)
Paket 100ekor 450rb  (4,5rb per ekor)

Fancy White Dragon, White Dragon Yellow dll,,
Paket 20ekor 300rb (15rb per ekor)
Paket 40ekor 400rb (10rb per ekor)
Paket 100ekor 800rb  (8rb per ekor)


089624595090 ( Khusus Whatsapp dan Line, ANE TIDAK MELAYANI TELPON DAN SMS)








lavender / salamander




fancy dragon