Kamis, 14 Januari 2016

PENYAKIT CUPANG DAN CARA PENYEMBUHANNYA Bagian 1: Jamur Kulit, Fin Rot, White Spot, dan Pop Eyes

Hai bro and sis! Piye kabare? Hehehe... Ketemu admin lagi nih di sini. Ga bakal bosen kan kalo sama admin? Hahaha... Sobat blogger, kali ini admin bakal ngasih tau gimana sih ciri-ciri cupang sakit, dan gimana sih cara penyembuhan cupang sakit? Mau tau ga? Pasti mau kan? Kalo itu silahkan disimak...

Sobat blogger, penyakit cupang itu terbagi menjadi dua macam lho berdasakan penyebabnya. Penyakit cupang ini bisa disebabkan oleh parasit maupun nonparasit. Parasit yang sering menyerang cupang adalah bakteri, virus, jamur, protozoa, serta cacing. Sedangkan penyakit yang disebabkan bukan oleh parasit biasanya diakibatkan oleh kualitas air yang buruk, faktor fisik yang tidak cocok, kekurangan nutrisi, kelainan, dan gangguan pencernaan akibat zat toksik atau racun.

Infeksi Jamur Kulit
Penyebab dari penyakit ini biasanya adalah jamur dan kondisi air yang kotor. Gejala yang dialami si cupang ialah muncul bercak-bercak putih seperti kapas di badan ikan. Ikan biasanya jadi tidak bergerak terlalu aktif, tidak nafsu makan, dan siripnya menguncup. Warna dari cupang biasanya juga menjadi memucat. Sobat blogger, kalo ikan cupangnya terkena penyakit ini, ikannya HARUS SEGERA dipisahkan dan diisolasi dari yang lainnya, karena penyakit ini SANGAT MENULAR. Pengobatannya dengan mengganti air wadah full dan tempatnya dicuci bersih, si ikan yang sakit ini diberikan metilen blue dan garam akuarium, kemudian setelah 3 hari ganti air full kembali, jika kondisi belum mebaik, lakukan kembali pengobatan seperti diatas.



 Fin Rot
Penyebab dari penyakit ini ialah bakteri dan kondisi air yang kotor. Gejalanya yang terjadi nih sobat blogger, ialah muncul warna gelap atau terkadang seperti berdarah pada pinggiran sirip. Jika terus dibiarkan lama kelamaan siripnya akan menjadi habis seperti rontok atau sobek. Walaupun begitu, ikan masih nafsu untuk makan dan bergerak secara aktif. Tapi warna si ikan akan berubah memucat dan sirip jadi menguncup. Penanggulangannya nih sobat blogger, ikan harus dikarantina, kemudian tempatnya dicuci bersih dan diganti air full. Berikan ikan antibiotik seperti ampicillin, Super Tetra, dosisnya cukup 1 tetes per akuarium. Atau sobat blogger bisa menggunakan general tonic seperti Rid alk, tetra, dsb. Berikan pula garam akuarium dan ganti air full setelah 3 hari pengobatan. Jika ikan belum membaik, ulangi teknik pengobatan tersebut. Oh iya, sekedar info aja ih buat sobat blogger, sirip yang rusak atau rontok itu bisa tumbuh lagi jika si ikan sudah sembuh, tapi ga akan seindah sirip sebelumnya.




White Spot
Penyakit ini umumnya akan menyerang cupang yang memiliki stamina yang buruk. Penyebabnya ialah parasit seperti protozoa. Protozoa ini bias berasal dari air yang kotor ataupun pakan alami yang kurng bersih. Oh iya, perlu diingat nih sobat blogger, PENYAKIT INI SANGAT MENULAR, jadi segera karantina ya ikannya. Gejala yangdialami yaitu munculnya bintik-bintik putih pada badan ikan. Ikan menjadi kurang aktif bergerak, tidak nafsu makan, warna sirip memucat, dan sirip menjadi menguncup. Ikan juga sering menanbrakkan dirinya ke wadah atau dinding akuarium, seperti berusaha menggaruk badannya. Bila sudah parah, maka bintiknya akan menyebar ke seluruh tubuh. Pengobatannya ialah sobat blogger harus mengarantina si cupang, kemudian memberinya metilen blue dan garam akuarium. Jangan lupa sebelumnya untuk mengganti air full dan mencuci akuariumnya. Jemur ikan di bawah sinar matahari pagi. Setelah tiga hari ganti air full, jika masih sakit cupangnya, ulangi lagi pengobatannya.



Pop Eyes
Gejala penyakit ini sangat mudah untuk dikenali, yaitu mata ikan akan tampak menonjol, baik salah satu maupun keduanya. Penyebab dari penyakit ini adalah virus herbes dan Epithelioma papulasum. Ikan menjadi tidak aktif bergerak, nafsu makan menurun bahkan tidak mau makan, warna tubuh memucat dan sirip menguncup. Jika sudah parah, maka ikan cupangnya akan memiliki mata yang terlihat seperti ikan mas koki, dan jika sudah begitu kemungkinan untuk sembuh kembali sangatlah kecil. Penyembuhannya ialah ikan harus dikarantina, airnya diganti full dan wadahnya dicuci bersih. Berikan antibiotik ampicillin, Super Tetra, dosisnya cukup 1 tetes per akuarium atau gunakan obat Anti Internal Bacteria seperti merek Intrepet. Berikan pula garam akuarium. Setelah 3 hari, ganti air full. Jika belom sehat, ulangi pengobatan tersebut.
 

Wah! Ternyata penyakitnya menyeramkan ya, sobat blogger! Makanya, sobat blogger harus bener-bener telaten merawat cupang kesayangannya. Lebih baik mencegah daripada mengobati, betul gak? Kan kalo sakit kasian cupangnya… Postingan tentang penyakit cupang ini masih belom selesai sampai disini. Masih ada kelanjutannya nih sobat blogger. Jangan ketinggalan ya… (IYP)

Sumber:

MAKANAN IKAN CUPANG Bagian 1: Jentik Nyamuk, Cacing Sutera, dan Kutu Air

Hai! Hai! Balik lagi di sini bareng admin! Sekarang admin mau ngebahas tentang makanan kesukaanya si ikan petarung nih, sobat blogger! Oke deh! Langsung aja ya...

Sobat blogger, ikan cupang itu adalah hewan karnivora loh! Makanan kesukaanya tuh jentik nyamuk, kutu air, cacing sutera, serta plankton buat bayi-bayi cupang yang baru menetas. Kalo itu yuk kita bahas makanannya.

Jentik Nyamuk
Sobat blogger pasti tau kan hewan yang satu ini? Itu tuh, hewan yang suka utek-utekan di dalam air, kaya cacing bentuknya, cuma dia ini pendek. Si jentik nyamuk yang merupakan salah satu bagian dari metamorfosis nyamuk. Jentik nyamuk ini biasanya ada di genangan-genangan air yang terbuka. Nyamuk biasanya akan bertelur di genangan air tersebut, kemudian telurnya akan menentas menjadi jentik nyamuk. Jentik nyamuk ini jika dibiarkan maka akan bermetamorfosis menjadi nyamuk dewasa, sobat blogger.


Jentik nyamuk ini biasanya diberikan pada ikan cupang remaja hingga dewasa. Kalo bayi-bayi cupang dikasih jentik nyamuk, si bayi ini belum bisa makan jentik nyamuknya, mulutnya belum muat melahap ukuran jentik nyamuk yang besar bagi si bayi cupang. Hehehe... Oh iya, ternyata jentik nyamuk ini mengandung banyak protein yang baik untuk cupang. Tapi, hati-hati dalam memberi makan cupang dengan jentik nyamuk, tidak boleh kebanyakan. Karena kalo kebanyakan jentiknya banyak yang tidak termakan dan malah akan berubah menjadi nyamuk dewasa.

Cacing Sutera
Si cacing ini umumnya banyak ditemukan di parit, selokan, ataupun bantaran sungai. Penujual ikan banyak yang menjual cacing ini dan harganya relatif murah. Cacing sutera ini sebaiknya diberikan pada cupang remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan ataupun benih yang sudah berumur beberapa bulan. Jangan pernah memberi makan cupang indukan, terlebih lagi yang sedang dipersiapkan untuk dikawinkan, karena dapat mengganggu proses pengeluaran telur.


 Ada beberapa tips nih buat sobat blogger yang ingin memberi makan cupangnya cacing sutera. Sebelum si cacing dijadikan mangsa oleh si cupang, sebaiknya cacing ini dibilas terlebih dahulu dan direndam dengan cairan penghilang parasit seperi metilen blue ataupun PK. Mengapa demikian? Karena si cacing ini asalnya hidup di alam bebas yang memiliki habitat yang kurang bersih, sehingga biasanya banyak parasit yang ikut terbawa bersama cacing yang tentunya dapat membahayakan kesehatan si cupang.   

Kutu Air
Kutu air merupakan hewan yang sangat kecil yang sulit terlihat dengan kasa mata. Kutu air ini sangat cocok untuk dijadikan makanan bayi-bayi cupang yang sudah menetas kurang dari 4 hari. Ikan cupang dewasa ternyata juga sangat menyukai makanan bayi-bayi cupang ini. Kutu air sangat baik diberikan pada bayi-bayi cupang karena mudah dicerna dan mengandung banyak protein yang sangat bagus untuk mempercepat pertumbuhan bayi cupang.


 Kutu air ini dapat dibeli di tukang ikan, namun harganya cukup mahal karena ketersediannya yang terbatas. Kutu air ini cukup sulit ditemukan di alam dan budidayanya juga cukup sulit, sehingga ketersediannya pun menjadi terbatas.

Nah, itulah tiga makanan kesukaan cupang yang menyehatkan dan membatu pertumbuhan secara optimal. Masih ada lagi nih makanan kesukaan cupang lainnya. Tapi sabar ya, bakal admin bagi di postingan selanjutnya. (IYP)


Sumber: 
Susanto H. 1991. Memelihara Ikan Cupang. Tangerang: Kanisius

Rabu, 13 Januari 2016

TIPS-TIPS AGAR CUPANG TERHINDAR DARI PENYAKIT

Sobat blogger, gimana nih kabar cupangnya? Semoga sehat-sehat aja ya. Masih tentang cupang nih sobat blogger. Buat sobat blogger, inget postingan admin tentang penyakit cupang yang kemarin kan? Nah, jangan sampe deh cupang sobat blogger terkena penyakit kaya gitu. Supaya cupang-cupangnya terhindar dari penyakit, admin punya tips-tips nih agar cupangnya tetap sehat dan segar bugar. Mau tau ga? Langsung aja deh disimak.

Sobat blogger, ga susah kok memelihara cupang itu. Yang paling dibutuhkan adalah ketelatenan dan keuletan kita dalam merawat cupang tersayang. Seperti yang sering admin bilang, “lebih baik mencegah daripada mengobati”. Kalo ikan kita sudah kadung sakit, maka akan sulit untuk menyembuhkannya kembali, bahkan ada kemungkinan untuk mati. Jika penyakit sudah diketahui sejak dini, maka peluang untuk disembuhkannya cukup besar.   



Agar ikan cupang tetap sehat dan bugar, yang paling harus diperhatikan adalah kualitas air tepat si cupang hidup. “kenapa kualitas air?” Karena disitulah tempat mereka makan, beraktivitas, buang kotoran, dan lainnya. Bayangkan jika kondisi air dibiarkan kotor, maka pasti si cupang akan terkena berbagai penyakit.

Kondisi air air harus dibuat sesuai dengan lingkungan asli tempat hidup si cupang. Tujuannya ialah agar si cupang merasa nyaman dan mudah untuk beradaptasi. Parameter air yang sesuai untuk tempat hidup si cupang ialah memiliki pH berada pada kisaran 6.2-7.5, kadar mineral terlarut dalam air (hardness) 5-12 hd, serta temperatur antara 24-27 derajat celcius.

Agar kualitas air tetap terjaga, sobat blogger harus rajin untuk mengganti air akuarium atau kolam dari tempat hidup si cupang. Air yang diganti kurang lebih seperempat atau setengah dari air kolam setiap minggunya. Oh iya, jangan lupa selalu membuang kotoran ikan yang mengendap di dasar kolam atau akuarium dengan cara siphon (menyedot kotoran dengan selang). Jika kotoran dibiarkan mengendap di dasar, maka kotoran tersebut akan menjadi amoniak. Amoniak ini dapat menurunkan kualitas air kolam dan menyebabkan ikan jadi sakit.


 Sobat blogger, jangan sembarangan memberi makanan ikan pada cupang. Ukuran makanan ikan harus sesuai dengan ukuran mulut cupang agar cupang dapat memakannya dengan mudah. Jika ukuran makanannya kebesaran, maka cupang akan enggan memakannya. Akibatnya makanan ikan yang tidak termakan tersebut akan menumpuk di dasar dan akan menurunkan kualitas air. Jika ingin memberikan pakan alami seperti cacing sutera, cucilah terlebih dahulu pakan tersebut. Rendam pula dengan metilen blue selama beberapa menit. “Kenapa ribet banget sih? Kenapa ga langsung dikasih aja?” Sobat blogger, biasanya pada makanan alami yang kita beli banyak parasit yang ikut terbawa. Parasit itu biasanya berasal dari tempat kultur cacing yang tidak bersih. Agar parasit itu tidak menyebabkan penyakit pada cupang kesayangan kita, maka harus kita bersihkan terlebih dahulu.


Oh iya, sobat blogger. Pakan atau makanan yang diberikan pada ikan cupang kalau bisa yang bersifat lunak. Tujuannya untuk menjaga gigi si cupang agar tidak rusak. Makanan sebaiknya diberikan pada waktu pagi dan sore hari. Sobat blogger harus perhatiin ketika cupangnya makan. Makanan cupang harus habis dalam waktu 20 menit, jika tidak habis maka segera keluarkan dari akuarium atau kolam. Tujuannya agar makanan tidak terjatuh ke dasar kolam dan menumpuk di dasar.

Oke deh sobat blogger, itulah tips-tips yang bisa admin berikan. Ingat! Selalu jaga kesehatan cupang peliharaan kita. Selalu pantau kualitas air dari tempat hidup si cupang ini. Jika terjadi gejala penyakit, segeralah karantina si cupang agar tidak menular ke ikan lainnya, dan segera obati agar cupang kesayangan sobat cepat sembuh (IYP).

Senin, 11 Januari 2016

KENAPA HAMSTER BANYAK TIDUR DI SIANG HARI?

Hoy! Hoy! Sobat blogger! Apa kabar nih? Udah lama admin ga posting artikel di sini. Hehehe... Sobat blogger, kali ini admin bakal pating tentang Hamster nih. “Lho kok Hamster?” Soalnya admin lagi demen sama binatang pengerat yang satu ini.

Sobat blogger ada yang punya Hamster? Kalo punya, pasti tau dong kalo si mungil ini suka banget bobo di siang hari. Malam hari dia baru bangun dan bermain-main. Bener ga? Kalo yang ga punya hamster pasti bingung, “Lho kok kaya gitu?”. Penasaran kan??? Kalo gitu admin bagi deh infonya,,,


Kenapa sih hamster itu suka banget tidur di siang hari? Soalnya hamster itu adalah binatang nokturnal. Hayooo... Pada tau ga nokturnal itu apa? Binatang nokturnal itu adalah binatang yang lebih banyak beraktivitas di malam hari. Jadi kalo malem2 itu mereka ga tidur kaya manusia, tapi mereka itu malah mencari makan, bermain, berburu, kawin, dan sebagainya. Contohnya itu kucing, kelelawar, hamster, dan masih banyak binatang lainnya.

Nah, karena hamster binatang nokturnal, maka si mungil ini lebih banyak bermain di malam hari. Kalo siang hari dia malah tidur melulu. Hehehe... Makanya itu sobat blogger, kalo ada yang mau beli hamster untuk dijadikan peliharaan, admin saranin untuk beli dimalam hari aja. “Lho kok gitu, Min?” Soalnya, seperti yang admin jelasin tadi, karena hamster itu aktifnya dimalam hari, maka si hamster akan lebih ketahuan kebugarannya di malam hari. Kita jadi bisa benar-benar tahu dan memilih hamster mana sih yang sehat, lucu, dan lincah. Hehehe,,,


Oh iya, sekalian nih buat info sobat blogger semua. Kalo mau milih hamster buat dibeli belilah pada sore atau malam hari untuk melihat keaktifannya, selain itu periksa bulunya apakah terlihat ada pitak atau terlihat kusam? lihat juga hidung dan telinganya apakah berair? matanya juga harus pula terlihat cerah bercahaya yang menunjukkan kalau hamster tersebut dalam keadaan baik dan sehat.

Kalo misalnya ada sobat blogger yang terpaksa beli hamster di siang hari, ga papa kok. Tapi kita harus lebih jeli memerhatikan si hamster agar tidak salah pilih. Selain itu, mintalah serbuk kayu yang agak banyak untuk melindungi hamster dari sengatan matahari, karena hamster sangat rentan pada sinar matahari secara langsung.



Nah... Sobat blogger udah tau kan jawaban kenapa hamster lebih suka tidur di singa hari... Selain itu juga sobat blogger juga dapet tips tuh kapan sebaiknya memebeli hamster, yaitu di malam hari. Oh iya, abis ini admin bakal pating lagi beberapa hal tentang hamster, jadi tunggu aja ya... (IYP). 

Sumber:

Rabu, 06 Januari 2016

Jual Ikan Cupang Hias Grosir

Hallo gan,,,,
Langsung aj tanpa basi basi dan mengurangi rasa hormat,,,
Ane mau jual ikan2 koleksi ini ane,,

Stock kira2 ada 200an ekor...
Jenis lavender, fancy dan dragon..
Harga sesuai kualitas,,
Jangan ragu lagi,,
Langsung aja cek gambar ikannya di bawah ini,,, (maaf gak bs moto 1 per satu)

Kalau anda ragu dengan ane, ini Bukti pengiriman dan testimoni ane bisa di cek DISINI!!


Harga:
Fancy dan Lavender
Paket 20ekor 120rb (6rb per ekor)
Paket 40ekor 200rb (5rb per ekor)
Paket 100ekor 450rb  (4,5rb per ekor)

Fancy White Dragon, White Dragon Yellow dll,,
Paket 20ekor 300rb (15rb per ekor)
Paket 40ekor 400rb (10rb per ekor)
Paket 100ekor 800rb  (8rb per ekor)


089624595090 ( Khusus Whatsapp dan Line, ANE TIDAK MELAYANI TELPON DAN SMS)








lavender / salamander




fancy dragon 


SEBAB-SEBAB HAMSTER MEMAKAN ANANKNYA

Hoy sobat blogger! Masih tentang hamster nih, melanjutkan topik yang kemarin. Kali ini admin bakal ngebahas hal yang paling mengerikan dari sifat hamster. “Hah? Apaan tuh, Min?” Mau tau? Pasti penasaran ya??? Hehehe... Sifat mengerikan itu adalah KANIBAL. Nah lho! “Kanibal? Berati makan sesamanya dong?” Yoi! Bener banget. Supaya ga penasaran dan lebih jelas lagi, yuk disimak penjelasan admin.


Sobat blogger, seperti yang admin bilang tadi, bahwa si hamster ini kanibal. Khususnya kanibal memakan anaknya sendiri! “Hiii!!! Sereemm!!! Kok jahat banget sih si Hamsternya? Kan Asian anaknya...” Ya, itulah mungkin sifat alami yang buruk dari si hamster. Kita ga bisa nyalahin hamsternya, karena memang kodratnya sudah seperti itu. Tapi seperti kata pepatah “Tak mungkin ada asap jika tak ada api”, nah tentu pasti ada sebabnya dong kenapa si hamster ini makan anaknya sendiri. Untuk itu, admin bakal kelasi deh semuanya.


Stres
Kasus kanibalisme hamster biasanya terjadi antara induk hamster dengan bayinya. Faktor utamanya adalah stres. Stres ini bisa disebabkan oleh berbagai hal. Pertama karena si hamster ini baru pertama kali melahirkan atau karena dia melahirkan di usia muda. Hal ini disebabkan karena si induk belum siap untuk menjadi ibu dan belum tau bagaimana cara merawat anaknya, maka dari itu si ibu memakan anaknya. Solusi yang bisa dilakukan ialah sebaiknya angan mengawinkan hamster di usia muda. Lebih baik mengawinkannya setelah umur 4 bulan agar mereka siap mental untuk menerima kehadiran anaknya.

Bayi hamster baru lahir:


Kedua ialah karena induk hamster merasa stres karena terus-terusan diawasi oleh sang pemelihara. Ketika baru melahirkan, si induk akan sangat sensitif terhadap gangguan apapun. Gangguan tersebut akan sangat membuatnya stres dan akhirnya malah memakan anaknya. Untuk itu, jika sobat blogger punya hamster yang baru melahirkan, jangan diliatin melulu ya. Solusinya ialah menempatkan induk dan bayinya di tempat yang gelap dan sepi. Jangan lupa untuk menutup kandangnya dengan kain gelap atau karton agar si induk merasa nyaman, karena sifat alami hamster ialah suka di tempat gelap.


Kekurangan nutrisi
Salah satu alasan induk memakan bayinya ialah karena kekurangan nutrisi setelah melahirkan. Setelah melahirkan si induk perlu asupan gizi yang banyak agar bisa memulihkan kembali kondisi tubuhnya yang lemah setelah melahirkan. Solusinya ialah memberi makanan yang cukup yang kaya nutrisi untuk induk hamster. Jangan sampai makanan di tempat makannya habis. Apabila induk kekurangan makanan, induk akan berusaha mencari makanan apa saja yang ada di kandang. Jika tidak menemukan, pasti induk akan memakan anaknya sendiri.



Bau anak yang berbeda
Bila serbuk tempat melahirkan si induk diganti dengan yang baru, maka si induk akan mencium adanya bau asing yang dianggap membahayakan. Bau asing itu akan mencemari bau si bayi, sehingga sang induk tidak mengenali bau anaknya dan akhirnya akan memakannya. Untuk itu, sobat blogger jangan pernah mengganti serbuk tempat melahirkan hamster sampai anak hamster berumur 3 minggu.

Oh iya sobat blogger, jangan sekalipun sobat menyentuh bayi hamster yang baru lahir. Karena bau dari sobat juga dapat mencemari bau bayi hamster. Induk hamster akan menganggap bau asing sebagai ancaman. Jika bau asing ditemukan pada bayinya, oma asi induk tak segan untuk memakannya. Nah, jika sobat blogger ingin memindahkan si bayi hamster, alangkah baiknya dengan menggunakan sendok stainles steel yang tidak memiliki bau.



Gangguan dari Sang Jantan
Si ayah juga bisa dianggap pengganggu bagi si ibu dan membuatnya stres. Tetapi ini tergantung dari jenis si hamster. Jenis syrian, begitu hamil dan menyusui, induk jantan harus ditempatkan dalam kandang yg berbeda. Sedangkan untuk jenis campbel, winter white, dan roborovski, induk jantan dapat diletakkan dalam satu kandang karena dapat membantu induk betina mengurus anak-anaknya.



Anak yang cacat
Induk hamster tentu dapat mengenali anaknya yang normal maupun yang cacat. Jika anak yang dilahirkannya mengalami kecacatan, maka biasanya si induk akan memakannya untuk dijadikan nutrisi bagi tubuhnya, dibandingkan harus hidup cacat seumur hidup. Hal tersebut disebabkan karena ketika melahirkan si induk butuh nutrisi yang banyak dan si bayi ini jika dikonsumsi memiliki kandungan nutrisi yang besar bagi si induk. Penyebab lahirnya bayi yang cacat karena kurangnya nutrisi induk semasa hamil sehingga menyebabkan ada anaknya yg lahir dalam keadaan cacat (buta, kaki dan tangannya tidak sepasang, dll).


Tidak mampu merawat banyak anak
Induk hamster terkadang merasa tidak mampu merawat anak yang dihairkannya, apalagi jika jumlahnya banyak. Ada induk yang sekali melahirkan jumlah anaknya bisa 9-12 ekor. Anak yang banyak tersebut menyebabkan si induk khawatirkarena merasa tidak sanggup untuk merawat bayi yg jumlahnya banyak karena dia takut anaknya tidak mendapat ASI yang cukup.

Nah, itu tadi sebab musabab kenapa si induk tega memakan anaknya sendiri. Oleh karena itu, buat sobat blogger yang memelihara hamster, sebaiknya mempersiapkan segala hal dan meminimalisir kanibalisme yang terjadi jika nanti hamster sobat ada yang melahirkan. Oke!? (IYP).

Sumber:

Selasa, 05 Januari 2016

MAKANAN YANG BAIK DAN YANG HARUS DIHINDARI UNTUK HAMSTER

Halo sobat blogger semua! Admin mau lanjutan nih postingan tentang hasmter yang kemarin. Kali ini admin bakal ngebahas tentang makanan hamster. Sobat blogger tau ga nih apa aja makanan kesukaan binatang mungil ini? Kalo belom tau, langsung disimak aja ya...

Sobat blogger, pernah nonton hamtaro ga? Itu tuh film kartun yang nyeritain tentang hamster dan teman-temannya. Pasti ingat kan? Nah, disitu ia diceritakan kalo si hamtaro ini suka banget sama yang namanya biji bunga matahari . Dan ternyata di kehidupan nyata, si hamster ini memang suka banget sama yang namanya biji bunga matahari. Selain biji bunga matahari masih ada lagi makanan yang disukai hamster, bahkan ada juga yang ga boleh dimakan sama hamster. Apa aja itu? Yuk disimak...


Makan yang boleh dimakan Hamster
Hamster termasuk hewan omnivora. Makanan hamster utamanya butir gandum, padi, tetapi juga bisa buah segar, akar, bagian hijau tumbuhan, invertebrata serta beberapa hewan kecil lainnya seperti serangga. Hamster dapat membawa makanan mereka di pipi dimana di dalamnya terdapat kantung untuk dimasukan kedalam lubang makanan mereka. Tapi, tidak seluruh makanan cocok bagi hamster.

Seperti yang tadi admin bilang, hamster memang suka biji bunga matahari, tapi ga boleh kebanyakan dikasihnya, karena dapat menyebabkan obesitas. “Wah! Hamster bisa obesitas juga ya, Min?” Iya sobat blogger, ternyata hamster emang bisa obesitas. Karena itu, jangan terlalu sering dikasih makan biji bunga matahari, cukup sebagai selingan aja. Batas maskimal per harinya hanya 4 sampai 6 biji saja.



Oh iya, jangan berikan hamster biji bunga matahari yang biasa kita makan ya, yang biasa disebut kuaci itu loh. “Kenapa gitu?” Soalnya, kandungan garam pada kuaci akan membuat bulu si Hamster mudah rontok. Sobat blogger tentu ga pengen si hamster terlihat kuyu karena bulunya tak sehat kan? “Terus, kita beli biji bunga mataharinya dimana dong, Min? Supaya ga salah. Kalo salah beli kan Asian hamsternya” Tenang sobat, di pet shop, sobat bisa beli biji bunga matahari yang  memang dijual khusus untuk hamster.

Selain biji bunga matahari, kaca tanah juga bisa dijadikan makanan hamster. Namun, sama seperti biji bunga matahari, pemberian kacang tanah juga harus dikontrol. Sebab kandungan lemaknya sangat tinggi. Oleh karena itu, cukup dijadikan makanan selingan saja. Oh iya, biji bunga matahari dan kacang tanah bisa dijadikan sebagai sogokan buat si hamster agar dia bisa lebih jinak pada sobat.

 

Selain biji bunga matahari, biji kacang kedelai dan juga biji kacang hijau juga cocok dijadikan makanan hamster. Kacang hijau dan kacang kedelai ini dikenal memiliki kandungan nutrisi yang kompleks bagi hamster. Kedua jenis kacang ini boleh diberikan setiap hari. Pemberian makan dengan kedua jenis kacang ini secara tidak langsung mengasah gigi hamster yang memang akan terus menerus tumbuh. Karena itu mereka membutuhkan makanan dengan tekstur yang keras. Sobat blogger juga bisa memberikan biji beras merah atau biji gabah kepada hamster untuk menjamin kebutuhan energinya.

Selain biji-bijian, hamster juga membutuhkan sayuran dan juga buah-buahan. Sayur terbaik buat hamster adalah daun kol, wortel juga tauge. Sementara itu, buah yang bisa Anda berikan adalah apel, strawberry, dan lain-lain. Oh iya sobat blogger, sebelum memberi makan hamster dengan buah dan sayuran, harus dipastikan tidak ada kandungan pestisida pada keduanya. “Wah? Kok gitu?” Soalnya si Hamster ini merupakan hewan yang sangat sensistif terhadap kandungan kimia.


Sobat blogger, tau ga kalo hamster itu juga punya makanan khusus sebagai cemilan lho! Ada makanan cemilan yang khusus buat hamster, yaitu biskuit dan jelly. “Wah! Lucu banget sih hamster juga punya makanan cemilan segala!” Hehehe... Iya sobat blogger. Keduanya ini cocok dijadikan sebagai cemilan buat hamster. Tapi ingat! Biskuit dan jelly yang khusus buat hamster ya! Jangan yang biasa kita makan! Karena kandungan gizinya beda antara buat kita dengan buat si hamster ini. Biskuit dan jelly ini bisa didapatkan di pet shop. Kalo bingung gimana ngasihnya, tanya aja sama penjualnya gimana dosis dan saat yang tepat untuk dikasih ke si hamster.


Makanan yang tidak boleh dimakan Hamster
Sobat blogger, walaupun digolongkan sebagai hewan omniovora yang bebas menyantap apapun, namun beberapa makanan tetap berbahaya bagi kesehatan si Hamster. “Apa aja itu, Min?” Yaitu Bawang, daun bawang, seledri, sitrus, mentimun, dan dedaunan. Makanan berbumbu yang mengandung bawang-bawangan dan bau yang tajam dapat menyebabkan rontoknya bulu si hamster. Mentimun dan strus juga tidak aman untuk hamster. Mentimun dapat menyebabkan masalah pada hati dan memiliki sedikit nutrisi, sedangkan sitrus rasanya kurang di sukai oleh hamster walau sebetulnya aman di berikan pada hamster.

Pilihlah biji-bijian yang tidak diawetkan, namun tentunya harus bebas dari kutu dan bahan pewarna. Sobat blogger, sebaiknya tidak memberikan makanan berupa daun segar dan makanan instan. Beberapa jenis daun segar mungkin tidak berbahaya bagi hamster, namun sebagian besar daun-daunan sudah tercemar pestisida. Makanan instan juga tidak baik diberikan kepada hamster karena biasanya mengandung bahan pengawet yang bisa membahayakan kesehatan hamster. Selain itu, harus diingat, makanan mengandung garam dapat menyebabkan kerontokan pada bulu hamster.


Nah, udah tau kan sekarang makanan apa aja yang cocok dan ga cocok buat hamster. Ingat! Sobat blogger harus benar-benar jeli dalam memilih makanan buat si mungil ini. Karena kalo nggak, si hamster bisa sakit dan jadi ga mau main. Kasian kan... (IYP).


Sumber: